Thursday, November 8, 2012

Review: Chapter 4 Iron Founders in Central Java (Rural Capitalists in Asia), Mario Rutten

Saya akan mengetengahkan struktur yang membatasi dan memberikan peluang pada kegiatan industri, sebagai tema yang menjadi latar belakang pemilihan artikel ini,  di Batur yang merupakan salah satu daerah di Klaten.

Saya akan memulai dengan struktur yang memberikan peluang kegiatan industri. Ada 4 struktur yang bisa saya tarik dari artikel ini. Yang pertama adalah pemerintah pusat. Pemerintah pusat memberikan bantuan mesin – mesin pemroses turut mendukung produksi dan juga memperkenalkan jenis pupuk baru. Kedua adalah sistem distribusi produksi, distribusi kapital dan juga distribusi tenaga kerja yang dilaksanakan diantara anggota sistem kekerabatan. Ketiga adalah akses ke pemerintah pusat yang terbuka lebar. Dan yang terakhir adalah sistem Koperasi.  Ada 4 Struktur yang membatasi yang saya pahami adalah pertama, sistem religi dimana satu pihak adalah pengukung NU sedangkan yang lain adalah pendukung Masyumi. Yang kedua adalah sistem kepemilikan dimana di daerah timur industri dimiliki oleh perorangan sedangkan di daerah barat dimiliki oleh keluarga – keluarga. Ketiga adalah krisis ekonomi yang terjadi akibat keadaan politik dan yang terakhir adalah kebijakan pemerintah untuk menutup Koperasi BATUR.

Dua hal yang perlu digali lebih lanjut menurut saya adalah pertama, interaksi para pekerja dari Jawa Tengah dan Jawa Timur dengan penduduk setempat dan yang kedua adalah ulasan mengenai sistem koperasi yang menyangkut keanggotaan dan juga pengambilan kebijakan untuk anggota – anggotanya.

Disebutkan Islam menjadi penting dalam terjadinya kerjasama dalam industri ini, bagaimana Islam mengatur kehidupan ekonomi pemeluknya?

No comments:

Post a Comment